Mengenal Lebih Dalam HiresAI: Inovasi Rekrutmen Cerdas dari Mahasiswa Universitas AMIKOM Yogyakarta

Di era digital yang serba cepat, proses rekrutmen menjadi tantangan tersendiri bagi banyak perusahaan. Menyeleksi ratusan bahkan ribuan pelamar membutuhkan waktu, tenaga, dan ketelitian tinggi dari tim sumber daya manusia (HR). Melihat permasalahan ini, tiga mahasiswa Universitas AMIKOM Yogyakarta menghadirkan solusi berbasis teknologi cerdas yang diberi nama HiresAI (Hires Artificial Intelligence) , sebuah platform rekrutmen berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk membuat proses seleksi lebih efisien, akurat, dan objektif.

Dikembangkan oleh tim Brainstorming yang beranggotakan Alfian Ramadhan, Muhammad Zulfikar, dan Brian Adi Saputra, Inovasi ini berhasil meraih Juara Harapan Divisi XI Pengembangan Bisnis TIK pada ajang GEMASTIK XVIII Tahun 2025, kompetisi nasional bergengsi di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek dan diikuti oleh ratusan perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Tim Brainstorming Universitas AMIKOM Yogyakarta Raih Juara Harapan 1 di GEMASTIK XVIII

Konsep HiresAI lahir dari kebutuhan nyata industri. Proses rekrutmen tradisional, yang biasanya memakan waktu 28 hingga 44 hari, sering kali menimbulkan hambatan bagi perusahaan dalam menemukan kandidat terbaik. HiresAI hadir sebagai solusi untuk mempercepat proses tersebut hingga tiga kali lebih cepat, berkat penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang menganalisis CV, menilai kompetensi, dan melakukan wawancara secara otomatis. Dengan memanfaatkan machine learning dan natural language processing, HiresAI dirancang tidak hanya untuk mempercepat seleksi, tetapi juga untuk menilai kandidat secara adil tanpa bias emosional atau preferensi subjektif.

“Kami ingin menghadirkan sistem yang membantu HR bekerja lebih efisien tanpa kehilangan sisi objektivitas,” ujar Alfian Ramadhan, ketua tim Brainstorming.

Dari Ide Kampus ke Inovasi Nasional

HiresAI lahir dari kolaborasi ide dan riset mahasiswa yang berfokus pada pemanfaatan AI untuk kebutuhan industri modern. Proyek ini dikembangkan selama lima hingga enam bulan, sepenuhnya menggunakan dana pribadi. Mereka juga melakukan uji coba ke 35 perusahaan di Yogyakarta dan sekitarnya untuk mengukur efektivitas sistem dalam dunia nyata.

Salah satu perusahaan bahkan berhasil menyelesaikan siklus rekrutmen lengkap menggunakan HiresAI, mulai dari penyaringan hingga penerimaan karyawan. Hasil ini memperkuat keyakinan tim bahwa inovasi mereka layak dikembangkan ke tahap implementasi profesional.

“Kami memilih skema langganan (subscription) agar perusahaan bisa menggunakan sistem ini secara fleksibel. Namun, kami juga sadar bahwa model bisnis ini masih perlu penyesuaian agar tetap kompetitif di pasar,” tutur Alfian

HiresAI memiliki dua fitur utama yang menjadi inti dari sistemnya, yaitu AI Screening dan AI Interview.

  • AI Screening
    Fitur ini bertugas menilai kecocokan antara curriculum vitae (CV) pelamar dengan deskripsi pekerjaan (job description) yang diberikan perusahaan. AI akan memberikan skor objektif berdasarkan tingkat relevansi pengalaman, pendidikan, dan keterampilan.
  • AI Interview
    Setelah lolos tahap penyaringan, kandidat akan menerima tautan wawancara otomatis melalui email. Melalui sistem ini, HiresAI melakukan wawancara real-time tanpa kehadiran pewawancara manusia. Setiap jawaban akan dianalisis oleh AI menggunakan model bahasa dan data perilaku, kemudian hasilnya dikirim langsung ke dashboard perusahaan.

Dengan sistem otomatisasi tersebut, proses seleksi menjadi lebih cepat dan akurat, serta mengurangi kemungkinan bias yang sering muncul dalam wawancara manual.

“AI tidak memiliki emosi, sehingga keputusan yang dihasilkan benar-benar berdasarkan data, bukan persepsi,” jelas Alfian.

Usai meraih Juara Harapan Divisi XI Pengembangan Bisnis TIK pada ajang GEMASTIK XVIII Tahun 2025 , tim berencana mengembangkan HiresAI ke tahap lanjutan dengan menambahkan fitur AI Culture Analysis dan Face Recognition untuk membaca ekspresi kandidat selama wawancara. Dengan pengembangan ini, HiresAI diharapkan menjadi platform HR all-in-one, mencakup rekrutmen, onboarding, hingga evaluasi kinerja.

HiresAI kami buat bukan sekadar untuk menang lomba, tapi agar bisa benar-benar digunakan di dunia kerja. Kami ingin membawa dampak nyata bagi perusahaan dan pencari kerja,” tutup Alfian.

Fadya RY – Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional
Koresponden : Alfian Ramadhan